PT PERTAMINA Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) kembali mengakselerasi upaya strategis mengganti jaringan pipa bawah laut yang telah menua demi keselamatan operasi.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari komitmen menjaga keandalan distribusi minyak dan gas bumi di area operasi laut utara Jawa Barat yang tergolong sangat vital.
Proyek ini dikenal sebagai Pipeline Renew and Replacement Project (PRRP), dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada kuartal pertama tahun 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kick-Off Meeting proyek telah dilakukan pada akhir Juni 2025 lalu bersama pelaksana kontraktor PT Hafar Daya Konstruksi, dan dihadiri manajemen PHE ONWJ.
“Kami pastikan proyek ini berjalan tepat waktu, aman, dan memperkuat fondasi keberlanjutan energi nasional,” ujar Muzwir Wiratama, General Manager PHE ONWJ.
Tiga Jalur Pipa Tua Diganti Demi Tekanan Operasi dan Keamanan Produksi
Jalur pipa FK-FU-FC yang berdiameter 12 inci akan diganti menjadi 8 inci sepanjang 4,07 kilometer untuk menyesuaikan aliran dan tekanan operasi terbaru.
Baca Juga:
Savaya Group Luncurkan Zumana, Destinasi Tepi Pantai Terbaru di Kawasan Ikonik Pantai Kuta
Pipa ini sebelumnya mengalirkan 963 BOPD minyak, 1.671 BLPD fluida, serta 3.063 MSCFD gas dari area laut dalam dengan kedalaman 33–35 meter.
Jalur UWJ-B1C juga menjadi perhatian karena telah beroperasi sejak tahun 1986 dan menghubungkan delapan platform penting di wilayah ONWJ.
Dengan panjang 16,97 kilometer, UWJ-B1C menyalurkan 2.671 BOPD dan 6,9 MMSCFD gas, menyimpan potensi cadangan hingga 3.344 MBO dan 5.904 MMSCF.
Jalur terakhir adalah EF–EPRO sepanjang 1,48 kilometer, berdiameter 6 inci, telah beroperasi selama 40 tahun, dan menyalurkan 7.600 BFPD serta 800 BOPD.
Baca Juga:
Debut AiMOGA Intelligent Police Unit R001, Sambut Era Baru dalam Pengaturan Lalu Lintas Cerdas
Himel Raih Penghargaan Internasional Berkat Keunggulan Global dan Inovasi Produk
Kawasan Operasi Vital Lapangan FOXTROT Jadi Fokus Prioritas Peremajaan Fasilitas
Ketiga jalur pipa ini berada di wilayah produksi strategis yaitu Lapangan FOXTROT, UNIFORM, BRAVO, dan ECHO yang berkontribusi signifikan terhadap pasokan migas nasional.
Kawasan ini menjadi tulang punggung distribusi migas dari laut menuju fasilitas pemrosesan utama di darat, yang terintegrasi dalam sistem jaringan PHE ONWJ.
Sebelumnya, pada kuartal pertama 2025, PHE ONWJ telah berhasil mengganti tiga jalur pipa sepanjang 22,06 kilometer, termasuk jalur UYA-UA dan ESA–EPRO.
“PHE ONWJ terus berupaya mengelola infrastruktur tua dengan prinsip keselamatan dan efisiensi berkelanjutan,” jelas Muzwir Wiratama.
Sebagai informasi tambahan, jaringan bawah laut PHE ONWJ adalah salah satu sistem pipa migas terpadat di kawasan Asia Tenggara, yang mulai beroperasi sejak dekade 1970-an.
Tentang PHE ONWJ dan Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina
PHE ONWJ merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang memegang mandat sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina.
Regional Jawa mengelola lapangan hulu migas di Jawa bagian barat, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bangka Belitung.
Seluruh operasi ini berada di bawah pengawasan SKK Migas, dan dijalankan dengan pendekatan HSSE, Good Corporate Governance (GCG), dan tanggung jawab lingkungan.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center










