Soal Sebanyak 11 SPBE Isi Tabung Gas Tak Sesuai Ketentuan, Pertaminta Tanggapi Temuan Kemendag

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga,  Mars Ega Legowo. (Facebook.com Recruitment Pertamina)

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo. (Facebook.com Recruitment Pertamina)

HARIANINVESTOR.COM – Pihak Pertamina menanggapi temuan Kementerian Perdagangan yang menyebut  11 SPBE isi tabungnya tidak sesuai ketentuan.

Mendag Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pihaknya melakukan pengecekan ke SPBE di wilayah Jakarta Timur, Tangerang, Purwakarta dan Cimahi.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Tanjung Priok.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuannya untuk memastikan LPG 3 kg yang disalurkan ke masyarakat sesuai takaran.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo juga turut mendampingi kunjungan Zulkifli Hasan.

Terkait ditemukannya tabung-tabung yang berisi dibawah ketentuan, Mars Ega Legowo menjelaskan, hal ini disebabkan banyak faktor.

Yang secara mekanis harus di cek lebih lanjut karena ada juga tabung-tabung yang berisi lebih dari 3 kg.

“Yang menjadi concern yang minus karena ada potensi merugikan.”

“Kita harus lihat, namanya produksi itu ada defectnya, berapa persen defect yang diizinkan, ini harus kita perbaiki.”

“Termasuk standar mana yang akan kita pakai,” jelas Mars Ega, sebagaiman dikutip dari laman resmi Pertamina.

Lebih lanjut Mars Ega menjelaskan bahwa harus ada standar yang sama dalam pengambilan sampel

Namun demikian, Mars Ega memastikan pihaknya akan memberi sanksi kepada SPBE yang memang menyalahi aturan dan merugikan masyarakat.

Pertamina Patra Niaga mewajibkan seluruh SPBE melakukan langkah Standar Operation Procedure (SOP) sebelum pengisian gas ke tabung.

Tujuannya untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk LPG sebelum ke konsumen, antara lain:

1. Pengecekan akurasi mesin pengisian sebelum dioperasikan.

2. Pengecekan kualitas produk dengan uji lab di Terminal LPG.

3. Melakukan pengecekan visual kondisi tabung sebelum pengisian

4. Proses uji sampling mesin pengisian setiap awal dan pergantian shift.

5. Termasuk pemasangan seal karet bila tidak ada di tabung.

6. Pemasangan tutup pengaman dan segel di tabung.

7. Pengecekan kebocoran pada tabung sebelum diangkut ke truk agen.

Pertamina Patra Niaga juga menerapkan sistem audit bagi seluruh SPBE melalui Pertamina Way yang dilakukan oleh lembaga audit yang berkompeten dan independen.

Elemen audit meliputi jaminan kualitas dan kuantitas, kinerja Sumber Daya Manusia (SDM), kondisi peralatan dan fasilitas, aspek HSSE hingga administrasi.

“Melalui Pertamina Way ini diharapkan seluruh SPBE dapat beroperasi sesuai SOP yang ditetapkan,” kata Mars Ega.***

Berita Terkait

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)
Saatnya Mencoba Investasi Bisnis Bitcoin yang Kian Ngetren
Investor Mulai Lirik PMUI, Ada Apa di Balik Lonjakan Potensi Sektor Telekomunikasi?
BRI Luncurkan RTT Medan, Perkuat Layanan Treasury di Sumatra
Digitalisasi BRI Dominasi Transaksi, Bank Konvensional Kian Menciut
Hari Tani, BRI Perkuat Dukungan untuk Sektor Pertanian
Pembayaran QRIS di BRImo Makin Fleksibel dengan Kartu Kredit
BRI Salurkan KPRS, Akses Perumahan Subsidi untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:43 WIB

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)

Sabtu, 8 November 2025 - 04:39 WIB

Saatnya Mencoba Investasi Bisnis Bitcoin yang Kian Ngetren

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:10 WIB

Investor Mulai Lirik PMUI, Ada Apa di Balik Lonjakan Potensi Sektor Telekomunikasi?

Senin, 29 September 2025 - 14:16 WIB

BRI Luncurkan RTT Medan, Perkuat Layanan Treasury di Sumatra

Sabtu, 27 September 2025 - 12:00 WIB

Digitalisasi BRI Dominasi Transaksi, Bank Konvensional Kian Menciut

Berita Terbaru