Tumbuh Pesat, AgenBRILink Catatkan Transaksi Rp370 triliun Sepanjang Kuartal I-2024

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 Mei 2024 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AgenBRILink merupakan perluasan layanan BRI di mana agen menyediakan layanan perbankan secara langsung. (Dok. BRI)

AgenBRILink merupakan perluasan layanan BRI di mana agen menyediakan layanan perbankan secara langsung. (Dok. BRI)

HARIANINVESTOR.COM – AgenBRILink yang merupakan perluasan layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengalami pertumbuhan yang pesat.

Tercatat, sepanjang Kuartal I-2024 agen ini berhasil membukukan 285 juta transaksi finansial, meningkat 12,8% year-on-year (yoy) dari 252,5 juta transaksi per Kuartal I-2023.

Peningkatan tersebut diiringi dengan volume transaksi mencapai Rp370 triliun pada periode ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Direktur Utama Catur Budi Harto mengatakan, jumlah AgenBRILink juga meningkat sekian 22,4% yoy dari 650.780 agen per akhir Maret 2023 menjadi 796.836 agen per Maret 2024.

“Jumlah AgenBRILink ini tersebar di 61.122 desa di seluruh pelosok Indonesia. Bahkan, kinerja mitra BRI ini turut menyumbang Fee Based Income (FBI) bagi BRI senilai Rp395 miliar,” ujarnya dalam Press Conference Kinerja BRI Triwulan I-2024 di Jakarta, 25 April 2024.

Seperti diketahui, AgenBRILink menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia, dan tersebar hingga di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

Hal ini turut membantu peningkatan signifikan baik dari jumlah agen maupun volume transaksi.

Keberhasilan AgenBRILink diyakini tak terlepas dari strategi hybrid bank, yakni perpaduan layanan fisik dan digital untuk melayani segmen nasabah BRI yang beragam.

Pada periode hari libur pun, agen ini selalu siap melayani kebutuhan finansial.

Hadirnya AgenBRILink telah memudahkan aktivitas kehidupan masyarakat Indonesia melalui fitur-fitur-nya, seperti, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening Tabungan, pinjaman, serta transaksi lainnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pembelian asuransi mikro, tarik tunai dari luar negeri, pembelian voucher permainan, serta melayani kebutuhan perjalanan dengan layanan pembelian tiket bus, shuttle dan kapal ferry.

Sementara itu pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa rencana pengembangan AgenBRILink di masa depan.

AgenBRILink akan didorong tidak hanya sebagai agen bank semata namun diberdayakan menjadi marketplace.

“Kita sudah punya use case AgenBRILink yang milik BRI, dijadikan marketplace.”

“Kalau nanti satu AgenBRILink bisa punya kapabilitas sebagai marketplace, satu desa satu orang, bayangkan bagaimana dahsyatnya.”

“Dahsyatnya bukan ke bisnis, masyarakat akan mendapatkan efisiensi luar biasa. Orang beli kulkas, orang beli TV, gak perlu harus ke kota, tapi barangnya yang datang. Tinggal berhubungan dengan AgenBRILink,” pungkas Supari.***

 

Berita Terkait

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana
BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber
BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia
Bunga BSI Lebih Tinggi dari Bank Konvensional, DPR Minta Transparansi
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
Bank Banten Tunjuk Rina Dewiyanti Jadi Komisaris, Kinerja Keuangan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:21 WIB

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana

Rabu, 3 September 2025 - 14:32 WIB

BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber

Rabu, 3 September 2025 - 11:31 WIB

BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Selasa, 2 September 2025 - 07:29 WIB

Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:10 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia

Berita Terbaru