Harga Saham Sejak IPO Naik 4.595 Persen, Begini Kinerja Saham PT Sariguna Primatirta Tbk

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 12 Mei 2024 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Saham Sejak IPO Naik 4.595 Persen. (Dok. Cleopurewater.com)

Harga Saham Sejak IPO Naik 4.595 Persen. (Dok. Cleopurewater.com)

HARIANINVESTOR.COM – Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia yaitu PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatatkan kinerja operasional yang sangat bagus pada kuartal pertama tahun 2024 ini.

Secara historis perusahaan juga mempunyai kinerja yang bertumbuh, hal ini membuat harga saham CLEO sejak IPO mencatatkan kenaikan 4.595%.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai kinerja operasional CLEO Q1 2024 yang sangat bagus tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya kita akan membahas dulu mengenai profil perusahaan. CLEO merupakan perusahaan yang berdiri pada tahun 1988 dengan nama PT Sari Guna.

Kemudian tahun 1989 mengganti nama yang sampai saat ini masih digunakan dengan nama PT Sariguna Primatirta Tbk.

CLEO menjadi bagian dari kelompok usaha Tanobel yang melakukan produksi minuman. Bisnis utama yang dijalankan CLEO adalah memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Mengenai Tanobel, yang berasal dari kata Tan dan Nobel. Tan berasal dari nama keluarga pendiri perusahaan yaitu keluarga Tanoko.

Kemudian untuk Nobel atau Noble, adalah pengakuan terhadap produk yang berkualitas tinggi dengan layanan yang memberikan kepuasan untuk consumer.

CLEO pada tahun 2003 mengakuisisi produsen air minum dalam kemasan dan teh Anda.

Kemudian tahun 2004 mendirikan pabrik pertama di Pandaan, dan melakukan produksi AMDK dengan merek “Cleo” yang fokus pemasaran di Jawa Timur.

Setelah itu perusahaan terus melakukan ekspansi dengan pendirian pabrik dan perluasan area pemasaran.

Perusahaan memiliki portfolio produk seperti Cleo Mini 220 ml, Cleo Classic 550 ml, Cleo Gallon 19lt, Cleo Bottle 6lt, Cleo Glass 330 ml, dan lainnya.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Perusahaan juga mempunyai produk co-branding dengan pasar modern, seperti Indomaret, Alfamart, serta Family Mart. Dalam bentuk botol ataupun galon.

Sumber: Public Expose CLEO

Pemegang saham terbesar CLEO adalah PT Tancorp Global Abadi yang memiliki kepemilikan saham CLEO sebesar 55,79%. Kemudian PT Tancorp Global Sentosa sebesar 21,09%.

Dan lain-lain sebesar 22,78% yang terdapat komisaris dan direksi sebesar 1,04%, sisanya atau 21,74% masyarakat. Serta saham treasury sebesar 0,34%.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Laporan Laba Rugi Q1 2024

Penjualan bersih perusahaan tercatat naik 38% menjadi Rp 626,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp 455,3 miliar.

Beban pokok penjualan hanya naik 20,4% membuat laba brutonya tercatat naik 52% menjadi Rp 371,7 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 243,8 miliar.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO
Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Dengan beberapa beban operasional yang naiknya tidak terlalu tinggi, membuat laba bersih perusahaan mampu naik 88% menjadi Rp 112,8 miliar dari sebelumnya Rp 59,9 miliar.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Pendapatan perusahaan berasal dari segmen botol sebesar Rp 340,6 miliar. Kemudian bukan botol sebesar Rp 273 miliar.

Dan lain-lain sebesar Rp 12,8 miliar. Ketiga segmen ini mencatatkan kenaikan pendapatan dibandingkan Q1 2023.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Penjualan perusahaan yang naik signifikan tersebut didukung lebih dari 31 pabrik air minum yang dimiliki oleh perusahaan, membuat CLEO menjadi produsen air minum dalam kemasan (AMDK) dengan pabrik paling banyak yang ada di Indonesia.

Menurut manajemen, pencapaian yang diraih perusahaan sudah sesuai dengan arah kinerja yang diharapkan, CLEO sendiri menargetkan pertumbuhan double digit setiap tahunnya, untuk penjualan dan laba bersih.

Tahun 2024 ini CLEO juga akan membuat rencana ekspansi agresif dengan pengembangan pabrik dan titik distribusi.

Kinerja Secara Historis dan Valuasi Harga Saham

Secara historis, pendapatan perusahaan cenderung mengalami kenaikan. Tahun 2023 kemarin pendapatan dan laba bersihnya mencatatkan kinerja tertingginya.

Hal ini salah satunya karena ada fenomena el-nino yang membuat permintaan air minum dalam kemasan bisa meningkat.

Dan jika tahun 2024 ini di proyeksi pendapatan bisa naik 20% secara yoy, maka akan menjadi pendapatan tertingginya juga. Kemudian untuk laba bersihnya terus naik sejak tahun 2015.

Dengan proyeksi laba bersih tahun 2024 bisa naik 30%, maka itu akan menjadi laba bersih tertingginya juga.

Mengingat di kuartal pertama tahun 2024 dari sisi pendapatan maupun laba bersih juga mencatat kenaikan yang bagus.

Sumber: Laporan Keuangan Q1 2024 CLEO

Pergerakan harga saham CLEO sejak IPO terus naik. Hal ini sejalan dengan kinerja operasional perusahaan yang terus meningkat dari sisi pendapatan maupun laba bersihnya.

Saat ini harga saham CLEO berada di level Rp 1.080/lembar saham. Di harga ini menunjukkan valuasi PBV sebesar 8,17x dan PER 30,67x.***

Artikel di atas merupakan kolaborasi antara portal berita ekonomi & bisnis Harianinvestor.com dengan The Investor, channel edukasi yang bergerak di bidang investasi saham sejak tahun 2018 dan berfokus pada Value Investing.

Berita Terkait

Di Balik Sanksi BEI: Upaya Kolektif Tingkatkan Transparansi Pasar Modal
ASRI Menguat Tajam di Tengah IHSG Melemah, Sinyal Buy Kian Kuat dari Pasar
IHSG Melonjak 1,70 Persen, Sektor Teknologi Jadi Bintang Hari Ini
Harga Batu Bara RI Turun, HBA Juli 2025 Catat Penurunan Tajam USD 97,65 per Ton
ANTAM Perkuat Layanan Emas Digital, Tingkatkan Pengalaman Transaksi Investor
BRI Pastikan Keandalan Layanan Lewat 1,19 Juta AgenBRILink dan 42 Ribu Jaringan E-Channel dan Super App BRImo
CSA Index April 2025 Soroti Pentingnya Kejelasan Kebijakan untuk Kembalikan Optimisme Investor
Sebanyak 3 Anggota Bursa Siap untuk Fasilitasi Transaksi Short Selling, Termasuk Mandiri Sekuritas

Berita Terkait

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:55 WIB

Di Balik Sanksi BEI: Upaya Kolektif Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:07 WIB

ASRI Menguat Tajam di Tengah IHSG Melemah, Sinyal Buy Kian Kuat dari Pasar

Kamis, 24 Juli 2025 - 07:10 WIB

IHSG Melonjak 1,70 Persen, Sektor Teknologi Jadi Bintang Hari Ini

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:22 WIB

Harga Batu Bara RI Turun, HBA Juli 2025 Catat Penurunan Tajam USD 97,65 per Ton

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:31 WIB

ANTAM Perkuat Layanan Emas Digital, Tingkatkan Pengalaman Transaksi Investor

Berita Terbaru