Memasuki Usia ke 63, Bank DKI Diharapkan Terus Berperan Penting dan Bertumbuh Bersama Kota Jakarta

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 12 April 2024 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono. (Instagram.com/@bank.dki)

Plt Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono. (Instagram.com/@bank.dki)

HARIANINVESTOR.COM – Memasuki usia ke-63 pada 11 April 2024, Bank DKI diharapkan dapat terus menjadi mitra dalam mendukung Program Kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, saat memperingati perayaan ulang tahun Bank DKI yang ke-63 di Jakarta, Kamis (11/4/2024).

Heru meyakini bahwa Bank DKI memiliki peran penting dalam kemajuan kota Jakarta, serta memberikan pelayanan perbankan yang prima kepada segenap pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Besar harapan tersemat, Bank DKI dapat berinovasi membangun ekosistem bisnis digital yang memberdayakan nasabah, dan dunia usaha.”

“Termasuk pengembangan UMKM di Jakarta, serta mendukung terwujudnya Jakarta Kota Global,” harap Heru.

Senada dengan itu, Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono melalui keterangan resmi menjelaskan makna ulang tahun ke-63.

Momentum ulang tahun ke-63 Perseroan mengusung tema “Bertumbuh Berkelanjutan Bersama Jakarta”.

Yang berarti memfokuskan komitmen Bank DKI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Jakarta yang berkelanjutan.

Serta menunjukkan sinergi dan kerja sama yang erat antara Bank DKI dengan seluruh BUMD Jakarta, untuk meraih visi n.sfer dan pembayaran berjadwal, liquidity management serta konsolidasi rekening perusahaan.

Selain itu, dukungan Bank DKI juga diwujudkan melalui partisipasi Bank DKI dalam pemberian kredit dan pembiayaan bagi berbagai proyek pembangunan di DKI Jakarta.

Adapun dukungan bagi UMKM yang ada di DKI Jakarta sebagai tulang punggung perekonomian daerah, diantaranya sebagai salah satu bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Serta penyediaan produk kredit dan pembiayaan dengan skema yang efisien bagi UMKM binaan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta.

Optimalisasi Layanan Melalui Sinergi

Tidak hanya sebatas dukungan terhadap Pemprov DKI Jakarta, Bank DKI pun terus mendorong optimalisasi pelayanan publik melalui berbagai sinergi.

Dalam rangka memberikan peningkatan layanan perbankan berbasis digital termasuk diantaranya mendukung less cash society.

Berbagai bentuk sinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, berbagai lembaga negara maupun privat, jaringan kerja sama penyedia jasa.

Hingga optimalisasi layanan dengan berbagai pihak, menjadi agenda yang terus dilakukan oleh Bank DKI.

Beberapa optimalisasi layanan yang dilakukan Bank DKI, antara lain digitalisasi pembayaran tiket transportasi terintegrasi di Jakarta dan sejumlah tempat wisata kelolaan Pemprov DKI Jakarta.

Dengan berbasis kartu elektronik JakCard, dan digitalisasi di sejumlah pasar kelolaan PD Pasar Jaya.

Selain itu, pemanfaatan produk dan layanan perbankan juga terus didorong dengan menggandeng sejumlah lembaga pendidikan.

Diantaranya Universitas Gunadarma, Universitas Pamulang, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hingga yang terbaru Universitas Telkom Bandung dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Juga kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di wilayah Jakarta, diantaranya RSUD Kebayoran Baru, RSUD Koja, RSUD Jati Padang, RSUD Tarakan, hingga rumah sakit swasta RS Pelni.

Menjawab kebutuhan transaksi lintas negara, Bank DKI telah menjalin sinergi pula dengan PT Rintis Sejahtera selaku pengelola Jaringan PRIMA.

Sebagai komitmen Bank DKI dalam memberikan layanan terbaik dan mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi domestik serta internasional.

Sehingga dengan kartu debit Bank DKI berlogo GPN dan berlogo UnionPay dapat digunakan untuk transaksi di 180 negara, salah satunya di Arab Saudi.

Dengan demikian, nasabah Bank DKI yang sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci akan semakin dimudahkan dalam melakukan transaksi.

Berupa tarik tunai, cek saldo, hingga bertransaksi di mesin EDC (Electronic Data Capture).

Sinergi dengan PT Rintis juga memungkinkan nasabah Bank DKI melakukan tarik tunai tanpa kartu di ATM Bank lain.

Diantaranya BRI dan BCA, disamping juga dapat dilakukan di ATM BNI, hingga jaringan Indomaret di seluruh Indonesia.

Selain itu, Bank DKI juga memfasilitasi pembayaran pajak dan retribusi melalui fitur dalam aplikasi JakOne Mobile.

Serta pajak kendaraan bermotor dengan aplikasi Samsat Online Delivery (Si-Ondel) yang juga terkoneksi dengan aplikasi JakOne Mobile.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi menambahkan bahwa ulang tahun Bank DKI ke-63 juga menjadi momentum Bank DKI.

Untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, mitra kerja, dan stakeholder yang telah mendukung perjalanan panjang Bank DKI.

“Bank DKI berkomitmen untuk terus memberikan layanan keuangan yang inklusif dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Kota Jakarta dan seluruh warganya.”

“Hal ini sejalan dengan Visi Bank DKI, yakni Menjadi Bank Pilihan untuk Jakarta yang Maju dan Sejahtera,” tutup Arie.***

Berita Terkait

BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber
BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia
Bunga BSI Lebih Tinggi dari Bank Konvensional, DPR Minta Transparansi
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
Bank Banten Tunjuk Rina Dewiyanti Jadi Komisaris, Kinerja Keuangan Jadi Sorotan
Regulasi Kripto Diperketat: Pajak Naik, Pasar Lokal Diuntungkan

Berita Terkait

Rabu, 3 September 2025 - 14:32 WIB

BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber

Rabu, 3 September 2025 - 11:31 WIB

BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Selasa, 2 September 2025 - 07:29 WIB

Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:10 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:38 WIB

Bunga BSI Lebih Tinggi dari Bank Konvensional, DPR Minta Transparansi

Berita Terbaru