HARIANINVESTOR.COM -Beredar kabar lewat poster pemberitahuan adanya bantuan produktif Bank Indonesia (BI) tersebar di platform WhatsApp.
Bantuan produktif itu diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurut keterangan yang tertera, bantuan BI akan disalurkan kepada 1,9 juta UMKM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nantinya, jutaan pelaku usaha itu berhak mendapatkan dana produktif sebesar Rp125 juta.
Dijelaskan pula salah satu ketentuan untuk mendapatkan bantuan tersebut, yakni mengisi data diri dan mencantumkan nomor rekening bank.
“Siap-Siap! Bansos Produktif Cair bagi 1,9 juta UMKM.
SELAMAT! ANDA TERPILIH
Mendapatkan dana bantuan/bansos UMKM Sesuai Sayarat & Ketentuan Bank Indonesia (BI) Jakarta Pusat.
DANA UMKM: Rp.125.000.000.”
Demikian isi keterangan yang termuat dalam poster di WhatsApp tersebut.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Tangkapan layar narasi tersebut menyatakan BI gulirkan bantuan produktif Rp125 juta untuk UMKM (WhatsApp)
Benarkah? Pihak BI membantah isi poster dengan klaim bantuan produktif tersebut.
Bank sentral RI, dalam unggahan resminya di Instagram, menjelaskan pihaknya bukanlah penyalur bansos produktif seperti yang tertera pada poster.
“BI tidak bekerja sama dengan instansi atau organisasi lain untuk pemberian “Bantuan Sosial Produktif”.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Dapat dipastikan hal yang terdapat pada poster tidak terkait dengan BI,” demikian isi keterangan yang diunggah BI pada 24 Maret 2024.
Dengan demikiapn klaim BI gulirkan bantuan produktif Rp125 juta untuk UMKM adalah hoaks.***







