Harga Saham di Bursa Efek Indonesia Masih Undervalued, BRI Putuskan Lakukan Buyback Saham

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 Mei 2024 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI). (Dok. BRI)

Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI). (Dok. BRI)

HARIANINVESTOR.COM – Pasca publikasi Laporan Keuangan Kuartal I Tahun 2024, harga saham BRI (BBRI) terpantau mengalami koreksi signifikan.

Dengan mempertimbangkan respon pasar tersebut, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali melakukan proses buyback saham BBRI.

Seperti diketahui, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 13 Maret 2023 lalu, BRI telah mendapatkan persetujuan pemegang saham.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk melaksanakan buyback saham BBRI maksimum sebesar Rp1,5 triliun yang prosesnya dilaksanakan dalam kurun waktu 18 bulan sejak disetujuinya buyback lewat RUPST.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pihaknya melakukan buyback untuk memberikan sinyal bahwa kondisi Perusahaan jauh lebih baik dibandingkan dengan apa yang dipersepsikan market.

Sementara itu, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu R.K, menyampaikan bahwa fokus manajemen adalah memastikan Perusahaan dapat tumbuh.

Dengan lebih baik dan lebih sehat dalam jangka panjang, meskipun itu memerlukan koreksi-koreksi kecil di perjalanan jangka pendek.

“Bagi long-term shareholders, penyempurnaan dan perbaikan yang kami lakukan saat ini, seharusnya memberikan benefit lebih tinggi”, tambahnya.

Dari sisi kinerja, di tengah dinamika kondisi ekonomi dan geopolitik global yang penuh dengan tantangan.

BRI tetap mampu membukukan pertumbuhan laba yang positif, dimana hingga akhir Triwulan I 2024 BRI secara konsolidasian berhasil mencetak laba sebesar Rp15,98 triiliun.

Hal tersebut diungkapkan Sunarso dalam press conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2024 di Jakarta pada Kamis (25/04).

Hingga akhir Maret 2024 tercatat BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.308,65 triliun atau tumbuh double digit sebesar 10,89% year on year.

Dari penyaluran kredit tersebut, sebesar 83,25% diantaranya atau sejumlah Rp1.089,41 triliun merupakan portofolio kredit untuk segmen UMKM.

Penyaluran kredit yang tumbuh double digit tersebut berdampak terhadap meningkatnya aset perseroan, dimana tercatat aset BRI mencapai sebesar Rp1.989,07 triliun atau tumbuh 9,11% yoy.

“BRI meyakini pemberdayaan yang terus dilakukan perseroan kepada segmen UMKM memiliki impact terhadap daya tahan ekonomi nasional.”

“Mengingat UMKM berperan terhadap sekitar 97% job creation (penciptaan lapangan kerja) di Indonesia dan menyumbang PDB dikisaran 61%,” jelas Sunarso.

“Dengan pijakan kinerja yang positif pada tiga bulan pertama tahun 2024 ini, BRI optimis dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.”

“Dengan mengedepankan prinsip-prinsip prudential banking, serta risk management yang baik di tengah dinamika kondisi perekonomian dan geopolitik global yang perlu dicermati.”

“BRI akan lebih fokus merespon tantangan domestik, terutama melalui pemberdayaan UMKM,” pungkas Sunarso.***

Berita Terkait

Di Balik Sanksi BEI: Upaya Kolektif Tingkatkan Transparansi Pasar Modal
ASRI Menguat Tajam di Tengah IHSG Melemah, Sinyal Buy Kian Kuat dari Pasar
IHSG Melonjak 1,70 Persen, Sektor Teknologi Jadi Bintang Hari Ini
Harga Batu Bara RI Turun, HBA Juli 2025 Catat Penurunan Tajam USD 97,65 per Ton
ANTAM Perkuat Layanan Emas Digital, Tingkatkan Pengalaman Transaksi Investor
BRI Pastikan Keandalan Layanan Lewat 1,19 Juta AgenBRILink dan 42 Ribu Jaringan E-Channel dan Super App BRImo
CSA Index April 2025 Soroti Pentingnya Kejelasan Kebijakan untuk Kembalikan Optimisme Investor
Sebanyak 3 Anggota Bursa Siap untuk Fasilitasi Transaksi Short Selling, Termasuk Mandiri Sekuritas

Berita Terkait

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:55 WIB

Di Balik Sanksi BEI: Upaya Kolektif Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:07 WIB

ASRI Menguat Tajam di Tengah IHSG Melemah, Sinyal Buy Kian Kuat dari Pasar

Kamis, 24 Juli 2025 - 07:10 WIB

IHSG Melonjak 1,70 Persen, Sektor Teknologi Jadi Bintang Hari Ini

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:22 WIB

Harga Batu Bara RI Turun, HBA Juli 2025 Catat Penurunan Tajam USD 97,65 per Ton

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:31 WIB

ANTAM Perkuat Layanan Emas Digital, Tingkatkan Pengalaman Transaksi Investor

Berita Terbaru