Minta Prabowo Lanjutkan Program Bantuan Beras 10 Kilogram Per Keluarga, Jokowi Dorong Lewat Masyarakat

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 27 September 2024 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo bersama Pesiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Presiden Joko Widodo bersama Pesiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

HARIANINVESTOR.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada masyarakat untuk meminta kepada Prabowo Subianto untuk melanjutkan program bantuan tersebut.

Pesan Jokowi itu disampaikan kepada penerima program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) berupa beras 10 kilogram per keluarga.

Presiden menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat karena dirinya akan purnatugas terhitung 20 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atau bertepatan pada pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2024—2029

“Nanti, nanti kalau ketemu Pak Prabowo, disampaikan Pak, minta dilanjutkan bantuannya Pak,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi menyerahkan bantuan pangan beras dan meninjau gudang bulog di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024).

Penerima Bantuan Mendapat Beras Secara Rutin Setiap Bulan Sejak Januari 2024

Presiden juga mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan jika ada keluhan tentang beras yang disalurkan melalui program BPNT berupa beras 10 kilogram untuk tiap penerima manfaat.

Kepala Negara juga memastikan penerima bantuan mendapatkan beras tersebut secara rutin setiap bulan sejak Januari 2024.

“Ibu juga terima semua ya, yang 10 kilo ya? Pada bulan Oktober ya? Nanti setelah itu masuk ke Desember, ya. Biar tahu semuanya.”

“Ibu juga terima yang 10 kilo semua? Semuanya ini penerima juga pada bulan Januari, Februari, Maret, terima semua?” tanya Presiden.

“Sudah, Pak. Bulan depan lagi ya Pak?” seru masyarakat yang menjawab dengan antusias.

Dalam kesempatan bertemu rakyat itu, Jokowi menginformasikan bahwa dirinya pensiun sebagai presiden pada tanggal 20 Oktober mendatang.

Jokowi: Saya Mohon Dimaafkan yang Sebesar-besarnya Apabila Ada Kesalahan

Oleh karena itu, Presiden juga menyampaikan permohonan maaf selama memimpin jika ada kesalahan.

Kekhilafan, dan kekurangan dalam membuat kebijakan yang berdampak kepada rakyat.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya adalah manusia yang tidak sempurna, penuh dengan kekurangan, penuh dengan kebodohan, penuh dengan kekhilafan.”

“Saya mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan, kekhilafan, kekurangan dalam saya membuat kebijakan-kebijakan untuk rakyat,” kata Presiden Jokowi.

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Presiden juga memberikan dua unit sepeda kepada dua orang yang berhasil mengucapkan Pancasila.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoesdm.com dan Infoekbis.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hallosolo.com dan Persda.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

P3SRS Menangkan Gugatan Pengelolaan Kemang View Apartemen Bekasi
Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi
Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi
Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang
Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia
Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih
Kejagung Cegah Dua Bos SGC, Zarof Ngaku Terima Uang Kasasi
Komisaris PT PAL Terlibat Korupsi Kredit Investasi BNI di Palembang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:30 WIB

P3SRS Menangkan Gugatan Pengelolaan Kemang View Apartemen Bekasi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:12 WIB

Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:29 WIB

Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia

Berita Terbaru