Perkokoh Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto Serahkan 8 Helikopter Baru H225M untuk TNI AU

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 2 Desember 2023 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNISNEWS.COM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan 8 unit helikopter angkut berat baru, H225M.

Kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jumat (1/12/2023).

Prabowo menyebut keberadaan alutsista baru ini sebagai bagian dari upaya untuk memperkokoh kekuatan pertahanan Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada dasarnya, tujuan pembangunan pertahanan negara adalah untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.

Untuk itu, pertahanan yang kuat menjadi hal vital dan harus dimiliki Indonesia.

Lihat juga konten video, di sini: Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto Temui Anwar Ibrahim, Tekankan Persahabatan RI dan Malaysia 

“Hari ini saya mendapat kehormatan diundang dalam upacara penyerahan helikopter H225M kepada TNI Angkatan Udara kita, termasuk juga simulator.”

“Ini merupakan bagian dari upaya kita membangun kekuatan pertahanan kita,” ungkap Prabowo.

“Pertahanan negara adalah suatu tujuan nasional bangsa kita. Dan tujuan Republik Indonesia adalah melindungi segenap tumpah darah.”

Lihat juga konten video, di sini: Soal Kebutuhan Pertahanan yang Kuat, Menhan Prabowo Subianto: Kita Ingin Damai dan Tetap Merdeka

“Seluruh keselamatan bangsa, seluruh kekayaan bangsa, seluruh masa depan bangsa, hanya bisa dijamin oleh pertahanan yang kuat,” sambungnya.

Dalam perakitan helikopter H225M ini Airbus juga berkolaborasi dengan industri pertahanan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

“Kita saksikan penyerahan 8 helikopter H225M Airbus buatan Prancis, tapi juga kerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).”

“Kita ada kerja sama jangka panjang dengan Airbus dan arahnya harus mampu produksi helikopter kita sendiri,” jelas Prabowo.

Indonesia, diakui Prabowo, memang berupaya untuk merintis kerja sama dengan sejumlah negara mitra lainnya dengan harapan agar industri pertahanan nasional dapat semakin mandiri dan kuat.

“Kita merintis dengan negara-negara lain dan kita sangat optimis perkembangan industri pertahanan kita akan baik dan kuat.”

“Kita bertekad memiliki angkatan udara yang tangguh lagi, lebih kuat lagi,” tegas Prabowo.

Kerja sama dalam pembelian alutsista pada dasarnya memang membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Alat-alat (alutsista) ini tidak bisa dibeli di supermarket, kalau kita butuh, datang untuk beli. Tidak.”

“Kita pesan, nego lama kemudian menyusun spesifikasi, setelah tanda tangan kontrak, mungkin 4-5 tahun baru operasional.”

“Kalau pesawat tempur, mungkin lebih lama lagi,” jelas Prabowo.

Acara penyerahan helikopter untuk TNI Angkatan Udara (TNI AU) ini secara simbolis ditandai dengan prosesi serah terima replika kunci

Serta miniatur Helikopter H225M oleh Menhan Prabowo dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Rencananya, helikopter canggih ini akan memperkuat Skadron Udara 8 Wing 4 Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Sebagai helikopter angkut militer, H225M memiliki sejumlah keunggulan dan dapat digunakan untuk sejumlah misi.

Seperti misi seperti operasi khusus, SAR, evakuasi medis, pengawasan maritim, dan bantuan tembakan dari udara.

Helikopter ini juga dikenal sangat kuat, cepat, serta mampu terbang jarak jauh.

Seusai penyerahan helikopter, Prabowo juga berkesempatan untuk meresmikan dan meninjau langsung Full Flight Simulator (FFS) Helikopter H225M, yang juga berlokasi di Lanud Atang Sendjaja, Bogor.***

Berita Terkait

P3SRS Menangkan Gugatan Pengelolaan Kemang View Apartemen Bekasi
Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi
Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi
Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang
Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia
Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih
Kejagung Cegah Dua Bos SGC, Zarof Ngaku Terima Uang Kasasi
Komisaris PT PAL Terlibat Korupsi Kredit Investasi BNI di Palembang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:30 WIB

P3SRS Menangkan Gugatan Pengelolaan Kemang View Apartemen Bekasi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:12 WIB

Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:29 WIB

Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia

Berita Terbaru