BISNISNEWS.COM – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan program makan siang dan susu gratis bagi anak-anak sekolah bakal menyerap panen petani lokal.
Program makan siang dan susu gratis diusung dirinya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka,
Program tersebut, kata Prabowo, akan menjadi stimulus bagi bergeraknya roda perekonomian lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Khususnya meningkatkan permintaan bahan pangan di pasar domestik, seperti pasokan beras, sayur, buah-buahan hingga susu.
“Bisa dibayangkan nggak ada petani yang (nanti) mengeluh habis panen, nggak ada yang beli berasnya.”
“Nggak ada yang beli jagung, bawang merahnya nggak ada yang beli, mangga, pisang,” kata Prabowo di acara ‘Trimegah Politic and Economic Outlook 2024’ di Jakarta, Rabu (31/1/2024).
Baca artikel lainnya di sini : Good Neighbor Policy, Capres Prabowo Subianto Ingin Indonesia Bersahabat dengan Semua Negara
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Prabowo yakin penguatan pasar domestik bakal terjamin di seluruh wilayah, baik di desa, kecamatan hingga kabupaten.
Dengan adanya program makan siang dan susu gratis yang akan dilaksanakan di setiap provinsi di Indonesia.
Lihat juga konten video, di sini: Jokowi dan Prabowo Santap Bakso Pak Sholeh Bandongan di Kios Kaki Lima Magelang, Jawa Tengah
“The market will be guaranteed, there will be a captivated market in every desa, in every kecamatan, kabupaten, and province,” jelas Prabowo.
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
Selain itu, menurut Prabowo, tidak hanya menjangkau anak-anak di sekolah, tetapi juga para guru honorer di sekolah yang terletak di pedalaman.
“Kita kasih makan anak-anak, gurunya lihatin. Kita sebagai orang Asia, masa kita kasih makan, orang (yang mengasuh di sekolah) hanya melihat, ditawarkanlah juga,” pungkas dia.***
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Helloidn.com dan Sumateraekspres.com.***






