BRI Tanggapi Resmi Soal Beredarnya Ajakan di Media Sosial untuk Tarik Dana dari Bank-bank BUMN

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 Februari 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank BRI. (Dok. BRI)

Gedung Bank BRI. (Dok. BRI)

JAKARTA – Corporate Secretary BRI Agustya Hendy menanggapi beredarnya ajakan di media sosial untuk menarik dana dari bank-bank BUMN

Terkait adanya rencana pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Agustya Hendy menyebutkan bahwa pembentukan Danantara tidak mempengaruhi stabilitas dan keamanan simpanan masyarakat di BRI.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut ini adalah 4 poin tanggapan resmi BRI terkait beredarnya ajakan di media sosial untuk menarik dana dari bank-bank BUMN, sebagai berikut:

1. Pembentukan Danantara tidak mempengaruhi stabilitas dan keamanan simpanan masyarakat di BRI.

Oleh karena itu, BRI memastikan bahwa operasional maupun bisnis perbankan berjalan normal dan dana nasabah aman serta terlindungi dengan baik.

2. Di samping itu, terkait keamananan dana/simpanan nasabah tidak perlu khawatir.

Karena BRI merupakan peserta penjaminan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), serta diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.

3. Adapun informasi ajakan penarikan uang/tabungan yang beredar di sosial media merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sehingga BRI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

4. BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjaga kepercayaan nasabah.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Hutannews.com dan Infoemiten.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media On24jam.com dan Kilasnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Haijateng.com dan Hariancirebon.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)
PR Newswire – PSPI Resmikan Kerja Sama Distribusi Press Release dengan Jangkauan Nasional
Portal Baru, Semangat Lama: Jurnalis Lokal Reborn di 24jamnews.com
Ketua Umum PROPAMI: Profesionalisme Kunci Kepercayaan Publik dan Investor
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah dalam Penempatan Dana Rp55 Triliun, Fokus Salurkan Kredit UMKM dan Program Prioritas Pemerintah
BRI Gelar News Fest 2025, Wadah Jurnalis Ciptakan Karya Berdampak
BRI Dorong Literasi Finansial Generasi Muda Melalui Inovasi Digital
BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Akses Pembiayaan Profesional

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:43 WIB

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)

Kamis, 20 November 2025 - 15:59 WIB

PR Newswire – PSPI Resmikan Kerja Sama Distribusi Press Release dengan Jangkauan Nasional

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Portal Baru, Semangat Lama: Jurnalis Lokal Reborn di 24jamnews.com

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Ketua Umum PROPAMI: Profesionalisme Kunci Kepercayaan Publik dan Investor

Kamis, 18 September 2025 - 22:09 WIB

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah dalam Penempatan Dana Rp55 Triliun, Fokus Salurkan Kredit UMKM dan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru