BRI Catat Setoran Tunai ATM Meningkat 24,5 Persen Jadi Rp14,9 Triliun pada Periode Libur Lebaran 2024

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 21 April 2024 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) kembali mencatat pencapaian gemilang dengan meningkatnya nilai merek (brand value) dalam laporan Brand Finance Global 500 2025. (Dok. BRI)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) kembali mencatat pencapaian gemilang dengan meningkatnya nilai merek (brand value) dalam laporan Brand Finance Global 500 2025. (Dok. BRI)

HARIANINVESTOR.COM – Dalam memberikan layanan terbaiknya kepada masyarakat, selama periode libur lebaran 2024 kemarin BRI telah melaksanakan BRI Gerakan Siaga Terpadu (BRIGesit) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2024.

Hal ini dilakukan untuk memastikan layanan dapat berjalan lancar melayani kebutuhan masyarakat.

Tercatat, selama 12 hari layanan RAFI setoran tunai ATM meningkat 24,5% year on year dari yang sebelumnya Rp11,9 triliun pada 2023 menjadi Rp14,9 triliun pada 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun transaksi setor tunai di ATM mengalami kenaikan, namun untuk tarik tunai pada mesin ATM, tercatat turun 10% yoy menjadi Rp33 triliun dari yang sebelumnya Rp36,6 triliun pada 2023.

Hal ini sebagaimana yang telah proyeksikan BRI, yakni aktivitas transaksi keuangan akan meningkat seiring dengan libur hari raya Idulfitri.

BRI pun telah mengantisipasi melalui optimalisasi channel-channel yang digunakan masyarakat untuk bertransaksi perbankan.

Direktur Retail Funding & Distribution BRI Andrijanto mengungkapkan, selama periode libur lebaran 2024 perseroan juga telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp34 triliun.

Adapun BRIGesit RAFI merupakan operasi kesiapan seluruh layanan BRI, termasuk salah satunya adalah kesiapan perangkat e-Channel ATM, CRM dan EDC pada saat Ramadan dan Lebaran 1445 H.

Dalam program ini, terdapat lima aspek layanan utama yang disiapkan mulai dari ketersediaan kas, kesiapan Kantor Layanan Terbatas, e-Channel support, Digital Channel, IT & Network System, dan Campaign Program.

Jumlah aspek ini menunjukkan terjadinya perluasan ruang lingkup program BRIGesit tahun-tahun sebelumnya.

Menurunnya transaksi penarikan uang tunai di ATM BRI tak lepas dari penetrasi BRImo yang terus dilakukan dengan gencar oleh perseroan.

“BRI senantiasa melakukan pengembangan berkelanjutan pada Super Apps BRImo yang saat ini memiliki lebih dari 100 fitur dan layanan yang memudahkan masyarakat bertransaksi salah satunya untuk berbelanja di merchant dengan QRIS dan EDC BRI,” ujar Andrijanto.***

Berita Terkait

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana
BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber
BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia
Bunga BSI Lebih Tinggi dari Bank Konvensional, DPR Minta Transparansi
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
Bank Banten Tunjuk Rina Dewiyanti Jadi Komisaris, Kinerja Keuangan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:21 WIB

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana

Rabu, 3 September 2025 - 14:32 WIB

BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber

Rabu, 3 September 2025 - 11:31 WIB

BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Selasa, 2 September 2025 - 07:29 WIB

Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:10 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia

Berita Terbaru