Utang PT Perkebunan Nusantara III Berkurang, Sebelumnya Rp43 Triliun Kini Menjadi Sekitar Rp30 Triliun

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani. (Dok. Holding-perkebunan.com

Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani. (Dok. Holding-perkebunan.com

HARIANINVESTOR.COM – Utang PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III yang sebelumnya Rp43 triliun kini telah berkurang menjadi sekitar Rp30 triliun.

Hal ini terjadi dalam waktu 3 tahun selama masa transformasi.

Selama 2021 hingga 2023, PTPN telah mengantongi laba sebesar Rp11,7 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang terdiri Rp4,04 triliun di 2021, Rp6,02 triliun di 2022 dan Rp1,02 triliun di 2023.

Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani menyatakan hal itu saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (25/4/2024).

Lebih lanjut, Ghani menyebut bahwa ke depan PTPN akan fokus pada fase pertumbuhan dan ekspansi perusahaan.

“PTPN dengan transformasinya, maka kinerja kami secara korporasi sudah setara best practice,” katanya.

Dalam beberapa tahun ke depan, PTPN III akan melakukan sejumlah persiapan perbaikan.

Di beberapa pabrik gula untuk mewujudkan percepatan swasembada gula pada 2028.

Perusahaan plat merah tersebut juga telah membayar pokok utang berbunga sebesar Rp11,3 triliun.

Santunan Hari Tua Rp3,7 triliun dan iuran pensiun sebesar Rp3,0 triliun sejak 2021 sampai Mei 2024.

“Iuran pensiun yang dulu tidak pernah kami bayar, sudah kami bayar, memang masih belum lunas, masih tahun depan.”

“Jadi nanti PTPN 2026 pasti akan meloncat baik lama dan cashflow,” kata Ghani.

Tahun depan utang terkait pembayaran gaji karyawan dan dana pensiun dapat terselesaikan.

“Insya Allah tahun depan kita sudah selesai urusan dengan (pembayaran) karyawan.”

“Pembayaran pensiun dan sebagainya itu,” ujar Ghani

Ghani mengatakan, transformasi pada PTPN telah memberikan dampak keuangan yang signifikan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisnews.com dan Pangannews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabarindonesia.com dan Bintangnews.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)
Saatnya Mencoba Investasi Bisnis Bitcoin yang Kian Ngetren
Investor Mulai Lirik PMUI, Ada Apa di Balik Lonjakan Potensi Sektor Telekomunikasi?
BRI Luncurkan RTT Medan, Perkuat Layanan Treasury di Sumatra
Digitalisasi BRI Dominasi Transaksi, Bank Konvensional Kian Menciut
Hari Tani, BRI Perkuat Dukungan untuk Sektor Pertanian
Pembayaran QRIS di BRImo Makin Fleksibel dengan Kartu Kredit
BRI Salurkan KPRS, Akses Perumahan Subsidi untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:43 WIB

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)

Sabtu, 8 November 2025 - 04:39 WIB

Saatnya Mencoba Investasi Bisnis Bitcoin yang Kian Ngetren

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:10 WIB

Investor Mulai Lirik PMUI, Ada Apa di Balik Lonjakan Potensi Sektor Telekomunikasi?

Senin, 29 September 2025 - 14:16 WIB

BRI Luncurkan RTT Medan, Perkuat Layanan Treasury di Sumatra

Sabtu, 27 September 2025 - 12:00 WIB

Digitalisasi BRI Dominasi Transaksi, Bank Konvensional Kian Menciut

Berita Terbaru