Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih

Visi jangka panjang Gunawan Yusuf tak cuma soal produksi, tapi juga etanol hijau, sekolah buruh, dan diplomasi lingkungan lewat buku Blue Gold.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 28 Juli 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunawan Yusuf saat ini menjabat sebagai President Director dan CEO Sugar Group Companies. (Dok. sugargroupcareers.com)

Gunawan Yusuf saat ini menjabat sebagai President Director dan CEO Sugar Group Companies. (Dok. sugargroupcareers.com)

PENGUSAHA Gunawan Yusuf termasuk pihak yang dicegah untuk bepergian ke luar negeri oleh Kejaksaan Agung.

Pencegahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar.

Pada 2025 jaksa Agung melakukan pencekalan terhadap Gunawan Yusuf sebagai saksi dalam kasus TPPU terkait mantan pejabat MA Zarof Ricar, sejak 23 April hingga 23 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunawan Yusuf diperiksa sebagai saksi oleh penyidik dan kasus ini menimbulkan sorotan publik terhadap reputasi manajemennya.

Namun ia menyatakan komitmen mendukung penuh proses hukum dan tetap melanjutkan operasional bisnis dengan profesionalisme.

Informasi Menarik & Fakta Jarang Diketahui

Gunawan Yusuf pernah bertemu secara pribadi dengan Paus John Paul II dan Paus Francis sebagai bentuk keterlibatan aktifnya dalam kegiatan Katolik dan filantropi.

Sebagai aktivis literasi air, ia sering diundang berbicara publik tentang keamanan air global dan ketahanan pangan.

Molases sebagai produk sampingan gula diolah oleh perusahaannya menjadi etanol berkualitas tinggi.

Produknya juga pernah mendapatkan verifikasi clean‑grade dari California Air Resources Board pada 2012 .

Tanggal Lahir dan Riwayat Pendidikannya

Gunawan Yusuf lahir 6 Juni 1954 di Jakarta dalam keluarga berkecukupan pengusaha lokal Indonesia.

Ia menempuh studi bisnis dan marketing di California State University, Long Beach, Amerika Serikat.

Kariernya dimulai sebagai bos Markindo hingga tahun 2001 membeli aset Sugar Group Companies dan memimpin ekspansi industri gula nasional .

Jabatan, Peran Utama dan Entitas Usaha

Gunawan Yusuf saat ini menjabat sebagai President Director dan CEO Sugar Group Companies, termasuk memimpin brand Gulaku.

Ia juga pemilik atau pengurus perusahaan seperti PT Sugar Group Companies dan menjabat komisaris di PT Makindo Strategic Assets.

Di bawah kepemimpinannya, Sugar Group membawahi merek seperti Gulaku dan JJ Royal Coffee dengan distribusi nasional dan global .

Prestasi Utama dan Kontribusi Sosial

Prestasi terbesarnya adalah menjadikan Gulaku sebagai sugar brand premium paling dikenal di Indonesia.

Ia juga menerbitkan buku Blue Gold yang membahas krisis air global dan pentingnya sumber daya air bagi industri gula dan kehidupan masyarakat.

Gunawan Yusuf mendirikan Sugar Group Schools sejak 2005 memberikan pendidikan bilingual gratis untuk lebih dari 1.900 anak buruh tebu dengan fasilitas modern dan beasiswa universitas.

Visi, Pandangan dan Inovasi Lingkungan

Ia aktif dalam Terawatt Initiative yang mendorong energi bersih dan pembangunan infrastruktur listrik terjangkau di Indonesia.

Bersama inisiatif ini ia menargetkan energi terbarukan menggantikan bahan bakar fosil dalam dekade mendatang.

Gunawan Yusuf menyuarakan pentingnya manajemen air berkelanjutan sebagai elemen kunci dalam menghadapi perubahan iklim dan pertumbuhan industri.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi
Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi
Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang
Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia
Kejagung Cegah Dua Bos SGC, Zarof Ngaku Terima Uang Kasasi
Komisaris PT PAL Terlibat Korupsi Kredit Investasi BNI di Palembang
Kasus Chromebook Membuka Dugaan Konflik Investasi Google di Gojek-GoTo
Aset Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang Negara Demi Pemulihan Dana Jiwasraya

Berita Terkait

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:12 WIB

Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:29 WIB

Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia

Senin, 28 Juli 2025 - 11:11 WIB

Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih

Berita Terbaru