Model Bisnis di Bidang Aggregator, Otoritas Jasa Keuangan Sedang Susun Regulasi Financial Technology

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi. (Dok. Ojk.go.id)

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi. (Dok. Ojk.go.id)

HARIANINVESTOR.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyusun regulasi untuk teknologi finansial (fintech).

Dengan model bisnis di bidang aggregator untuk memastikan tata kelola bagi penyelenggaraan aggregator.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (13/5/2024).

“Saat ini OJK sedang merumuskan POJK mengenai model bisnis aggregator yang akan berfokus pada peningkatan peran aggregator.”

“Dalam membantu lembaga jasa keuangan untuk memasarkan produk dan layanan jasa keuangannya,” kata Hasan.

Lebih lanjut, Hasan mengatakan bahwa penyusunan regulasi tersebut tentunya tetap memperhatikan pemberian rekomendasi.

Secara bertanggung jawab serta memperhatikan aspek-aspek risiko dan mitigasi risiko di lembaga jasa keuangan.

Ia menuturkan, OJK pada Agustus 2023 melakukan program percepatan evaluasi dan penetapan hasil Regulatory Sandbox terhadap 108 penyelenggara ITSK yang terbagi ke dalam 15 klaster model bisnis.

Selanjutnya secara bertahap, OJK melakukan program percepatan untuk evaluasi dan pemberian hasil pelaksanaan Regulatory Sandbox atas seluruh 108 penyelenggara ITSK.

Pada akhir April 2024, OJK telah memberikan hasil Regulatory Sandbox kepada seluruh penyelenggara ITSK tersebut.

Secara ringkas, hasil Regulatory Sandbox diputuskan setidaknya terdapat dua model bisnis penyelenggara ITSK yang nantinya akan diatur lebih lanjut dan diawasi oleh OJK.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Kedua model bisnis yaitu aggregator dan innovative credit scoring (ICS).

“Dalam meningkatkan peran ICS atau Lembaga Pemeringkat Kredit Alternatif (LPKA), OJK saat ini juga sedang merumuskan ketentuan mengenai LPKA tersebut.

Dalam mengatur dan mengawasi aktivitas yang terkait dengan pemeringkatan kredit alternatif,” kata Hasan.

Menurutnya, pengaturan tersebut akan berfokus pada peningkatan peran LPKA serta memastikan tata kelola LPKA.

Untuk terus meningkatkan akses masyarakat dan terutama dari sektor UMKM kepada layanan dari sektor keuangan formal.

Khususnya melalui pemanfaatan data non-keuangan atau data alternatif dalam upaya dapat menilai kelayakan dari calon nasabah, terutama dari segmen underbank dan unbank.

Selanjutnya, OJK juga terus membuka proses pendaftaran Regulatory Sandbox bagi penyelenggara ITSK yang bermaksud untuk melanjutkan dan melakukan kegiatan operasional bisnisnya.

Khususnya untuk kedua model bisnis, baik inovative credit scoring maupun aggregator, sebagaimana implementasi dari POJK Nomor 3 Tahun 2024.

Selain itu, Regulatory Sandbox juga telah terbuka bagi para inovator di bidang yang terkait dengan aset kripto dan blockchain.

Hal ini dimaksudkan agar inovasi yang terkait dengan aset kripto dan blockchain dapat semakin dimanfaatkan secara luas di industri dan sektor keuangan nasional.

“OJK saat ini terus membuka kesempatan bagi seluruh inovator di ITSK untuk dapat mendaftarkan menjadi peserta di Regulatory Sandbox OJK.

Dalam rangka menguji inovasinya, mengonfirmasi model bisnis yang ditawarkan, ataupun produk dan layanan.

Maupun aktivitas baru yang kita harapkan dapat terus memberikan manfaat bagi industri dan sektor keuangan kita ke depannya,” pungkasnya.***

Berita Terkait

BRI Pastikan Keandalan Layanan Perbankan pada Saat Libur Iduladha 1445 Hijriah Tahun 2024
BI Catat Modal Asing Masuk Bersih ke Indonesia Capai Rp8,91 Triliun, Termasuk dari SRRBI Rp8,90 Triliun
Direktur Utama Beberkan Kondisi Likuiditas BSI Terkini Usai Muhammadiyah Lakukan Penarikan Dana
Saving Bonds Ritel dengan Seri SBR013 Terbit, BRI Tawarkan Berbagai Program Menarik
OJK Beri Penjelasan Terkait Pertumbuhan Signifikan Kredit Korporasi Perbankan hingga April 2024
Bank Indonesia Catat Modal Asing yang Masuk Bersih ke Indonesia Mencapai Sebesar Rp4,75 Triliun
Kisah Tentang AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan untuk Bantu Warga di Sumbawa Besar
Chatbot BRI Sabrina Kembali Torehkan Prestasi, Raih Best in Personalization Strategy di Mata Lokal Award 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:11 WIB

BRI Pastikan Keandalan Layanan Perbankan pada Saat Libur Iduladha 1445 Hijriah Tahun 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:10 WIB

BI Catat Modal Asing Masuk Bersih ke Indonesia Capai Rp8,91 Triliun, Termasuk dari SRRBI Rp8,90 Triliun

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:07 WIB

Saving Bonds Ritel dengan Seri SBR013 Terbit, BRI Tawarkan Berbagai Program Menarik

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:23 WIB

OJK Beri Penjelasan Terkait Pertumbuhan Signifikan Kredit Korporasi Perbankan hingga April 2024

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:12 WIB

Bank Indonesia Catat Modal Asing yang Masuk Bersih ke Indonesia Mencapai Sebesar Rp4,75 Triliun

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:30 WIB

Kisah Tentang AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan untuk Bantu Warga di Sumbawa Besar

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:15 WIB

Chatbot BRI Sabrina Kembali Torehkan Prestasi, Raih Best in Personalization Strategy di Mata Lokal Award 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:56 WIB

Transaction Banking dan Bisnis Treasury BRI Sabet 2 Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A

Berita Terbaru