9HARIANINVESTOR.COM – Kementerian Luar Negei dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memantau dari dekat eskalasi militer di kawasan tersebut.
Hal ini terjadi akibat serangan Israel ke fasilitas diplomatik Iran di Damaskus dan juga serangan balasan Iran ke Israel.
Eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah tersebut telah menyebabkan beberapa negara di Timur Tengah melakukan pembatasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan mekakukan penutupan wilayah udara mereka untuk penerbangan komersil maupun penerbangan lainnya.
Lalu bagaimana jika warga negara Indonesia (WNI) berencana bepergian di kawasan tersebut?
Dikutip dari laman resmi Kemlu, pihak Kemlu memberikan imbauannya.
Kemlu kembali mengimbau seluruh WNI yang berencana untuk bepergian ke Iran dan Israel untuk menunda rencana perjalanan.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
WNI diimbau untuk mengantisipasi gangguan jadwal penerbangan (flight disruption) dan segera menghubungi maskapai masing-masing untuk mendapatkan update penerbangan.
Terutama bagi WNI yang berencana melakukan perjalanan dengan rute penerbangan melewati wilayah udara atau transit bandara di negara-negara Timur Tengah.
Jika menghadapi situasi kedaruratan agar segera menghubungi nomor hotline Perwakilan RI terdekat atau mengakses aplikasi bergerak Safe Travel Kemlu.***






