Amilin diutus BNSP, Perkuat Kerjasama Indonesia-Jerman Dalam Proyek Green Job

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 8 Januari 2024 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNISNEWS.COM – Syamsi Hari, Ketua BNSP, menyadari betul bahwa, kedepan akan banyak bermunculan jenis pekerjaan baru, sebagai akibat semakin populernya implementasi Green Economy di berbagai negara di belahan dunia ini.

Hal ini, relevan dengan apa yang dinyatakan oleh CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai pada tahun 2020.

Mereka menyatakan bahwa proyek terkait iklim akan menciptakan lebih dari 20.000 pekerjaan baru terkait industri dan energi bersih pada tahun 2025.

Menyadari hal ini, Syamsi Hari menugaskan salah satu Komisioner BNSP, Amilin, untuk hadir memenuhi undangan kick off meeting dari Direktur Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Mahatmi Parwitasari Saronto, untuk turut membahas Proyek Green Jobs Social Inclusion and Sustainable Transformation (GESIT) (08/01/24).

Implementasi Green Economy di berbagai negara di belahan dunia ini sebagai upaya untuk meminimalisir dan menghambat laju emisi karbon.

Implementasi Green Job di Indonesia, melalui sebuah program yang dirancang oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ), bekerja sama dengan Innovation and Investment for Inclusive Sustainable Economic Development (ISED).

GIZ merupakan Perusahaan Multinasional milik Pemerintah Federal Jerman yang beroperasi di berbagai bidang di lebih dari 130 negara. GIZ umumnya bekerja sama, baik dengan Pemerintah di suatu negara, lembaga negara, maupun sektor swasta.

Proyek Green Jobs merupakan proyek internasional yang saat ini sedang booming.

Jangka waktu pelaksanaan proyek ini diimlementasikan di Indonesia selama 4 (empat) tahun, dimulai dari Juli 2023 hingga Juni 2027.

Isu yang hangat dibicarakan adalah tentang perubahan iklim dan isu lingkungan yang berdampak terhadap munculnya banyak pekerjaan sebagai konsekuensi dari  implementasi Green Economy.

Proyek Green Jobs secara umum bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan yang diakibatkan oleh emisi gas karbon.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Proyek GESIT ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Visi dari peta jalan pengembangan SDM yang mendukung Green Jobs yaitu:

“Terciptanya Green Jobs yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing untuk mendorong ekonomi hijau dalam mencapai Indonesia Emas 2045″.

Realisasi proyek Green Job di Indonesia dikoordinasikan oleh  Kementerian PPN/Bappenas, bekerjasama dengan Kementerian Federal Jerman dengan menggandeng GIZ, BNSP turut serta terlibat dalam merealisasikan proyek besar ini.

Melalui rancangan GIZ pada program GESIT (Green Jobs for Social Inclusion and Sustainable Transformation), pemahaman sosial dapat terjalin dengan optimal untuk mendorong implementasi green jobs di Indonesia.

Keterlibatan aktif BNSP dalam proyek Green Job Jobs for Social Inclusion and Sustainable Transformation ini, terutama dalam menyiapkan program sertifikasi kompetensi untuk memastikan bahwa SDM yang bekerja pada industri Green Job benar-benar teruji dan kompetan.

Caranya, mengkoordinasikan penyiapan skema kompetensi yang relevan untuk memenuhi kebutuhan jabatan pekerjaan pada proyek Green Job, memperbanyak jumlah asesor kompetensi, penguatan peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Memperluas jaringan Tempat Uji Kompetensi (TUK), penguatan kerjasama saling pengakuan sertifikasi kompetensi dengan berbagai lembaga sertifikasi profesi pada negara-negara yang concern dengan proyek green job, serta upaya-upaya penting lainnya.

Selain BNSP, beberapa pihak lain yang diundang dalam kegiatan kick of meeting ini antara lain: beberapa Direktorat Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Badan Pusat Statistik, Asosiasi dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), GIZ GESIT, dan beberapa lembaga Internasional.

Beberapa lembaga Internasional yang diundang untuk hadir antara lain: World Bank, International Labour Organization (ILO), UN PAGE, dan UNIDO.

Berita Terkait

Kejagung Periksa Manajer Trading and Services PT Antam Tbk, Perkuat Bukti untuk Tersangka Kasus Emas
Ditawari Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Ini Alasan Keluarga Tanri Abeng Pilih Makam Keluarga
Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Almarhum Tanri Abeng Sebagai Sosok yang Berjasa Besar untuk Negeri Ini
Kasus Jual Beli Gas, KPK Tetapkan Mantan Direktur PT PGN Tbk dan Komisaris PT Inti Alasindo Energi Tersangka
PT Hutama Karya Beri Klarifikasi Terkat dengan Kasus Penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi
Buronan Harun Masiku Segera Tertangkap, Ini Penjelasan Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi
Beredar Lagi Nama-nama yang Diprediksi akan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming
Prabowo Dìharapkan ke Tiongkok Usai Dilantik Jadi Pesiden, Luhut: Ada Beberapa Agenda yang Mereka Usulkan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:32 WIB

Kejagung Periksa Manajer Trading and Services PT Antam Tbk, Perkuat Bukti untuk Tersangka Kasus Emas

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:10 WIB

Ditawari Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Ini Alasan Keluarga Tanri Abeng Pilih Makam Keluarga

Minggu, 23 Juni 2024 - 12:31 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Almarhum Tanri Abeng Sebagai Sosok yang Berjasa Besar untuk Negeri Ini

Sabtu, 22 Juni 2024 - 10:25 WIB

Kasus Jual Beli Gas, KPK Tetapkan Mantan Direktur PT PGN Tbk dan Komisaris PT Inti Alasindo Energi Tersangka

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:42 WIB

PT Hutama Karya Beri Klarifikasi Terkat dengan Kasus Penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi

Selasa, 18 Juni 2024 - 13:34 WIB

Buronan Harun Masiku Segera Tertangkap, Ini Penjelasan Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi

Senin, 17 Juni 2024 - 13:10 WIB

Beredar Lagi Nama-nama yang Diprediksi akan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming

Senin, 17 Juni 2024 - 11:16 WIB

Prabowo Dìharapkan ke Tiongkok Usai Dilantik Jadi Pesiden, Luhut: Ada Beberapa Agenda yang Mereka Usulkan

Berita Terbaru