Akali Supremasi Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi, DPR Sedang Merusak Kepercayaan Investor

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 22 Agustus 2024 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Investor memerlukan kepastian hukum. (Dok. Harianinvestor.com)

Investor memerlukan kepastian hukum. (Dok. Harianinvestor.com)

Oleh: Achmad Nur Hidayat (Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta)

HARIANINVESTOR.COM – Jika DPR menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK), dampaknya terhadap situasi ekonomi di Indonesia bisa sangat serius.

Di mata investor, supremnasi hukum adalah fondasi utama yang memastikan kepastian dan stabilitas dalam berbisnis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila prinsip ini dirusak, maka Indonesia akan dipandang sebagai negara yang tidak menghargai rule of law.

Kondisi ini bisa meruntuhkan tingkat kepercayaan investor, yang pada akhirnya berdampak pada investasi asing langsung (FDI).

Termasuk juga minat investor di pasar modal dan juga minat di IKN dan PSN lainnya.

Investor membutuhkan jaminan bahwa hukum di Indonesia tidak hanya stabil, tetapi juga tidak mudah diintervensi oleh kekuasaan politik.

Ketika hukum dapat diubah atau diabaikan demi kepentingan tertentu, ketidakpastian akan membayangi.

Risiko ekonomi pun meningkat, dan ini bisa memicu volatilitas di pasar keuangan, depresiasi nilai tukar rupiah, serta meningkatnya biaya pinjaman luar negeri.

Tidak menutup kemungkinan, peringkat kredit Indonesia pun akan terpengaruh, yang semakin memperburuk citra ekonomi Indonesia di mata dunia.

Keadaan seperti ini juga bisa menyebabkan perlambatan dalam pertumbuhan ekonomi.

Penurunan investasi dan meningkatnya ketidakpastian hukum akan berimbas pada berkurangnya lapangan kerja.

Juga menurunnya pendapatan nasional, dan berkurangnya kesejahteraan masyarakat.

Lebih parah lagi, tindakan seperti ini bisa menempatkan Indonesia dalam posisi terisolasi secara internasional.

Negara-negara dan organisasi internasional mungkin akan mengurangi kerja sama dengan Indonesia atau bahkan menerapkan sanksi ekonomi yang merugikan.

Dalam menghadapi kemungkinan buruk ini, pemerintah harus mengambil langkah tegas dan strategis.

Pertama, komitmen terhadap supremasi hukum harus diperkuat dengan menghormati dan menjalankan putusan MK.

Hal ini penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia tetap menghargai prinsip-prinsip demokrasi dan hukum.

Selain itu, pemerintah perlu meningkatkan transparansi dalam setiap proses hukum dan kebijakan.

Komunikasi yang jelas dan terbuka dengan investor serta komunitas internasional sangat penting.

Untuk menjaga kepercayaan dan memastikan bahwa pemerintah tetap berkomitmen pada stabilitas dan kepastian hukum.

Langkah lainnya adalah memperkuat institusi hukum dan peradilan di Indonesia.

Reformasi hukum dan peningkatan kapasitas institusi peradilan harus dilakukan untuk memastikan.

Bahwa hukum ditegakkan tanpa intervensi politik dimana saat ini hukum menjadi alat politik dalam mendominasi kekuasaan eksekutif dan dinasti keluarga Jokowi.

Di saat yang sama, pemerintah juga harus waspada dan proaktif dalam mengelola risiko ekonomi.

Kebijakan fiskal dan moneter yang responsif harus diterapkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan nilai tukar rupiah.

Diplomasi ekonomi juga harus diperkuat. Pemerintah perlu meyakinkan mitra internasional bahwa Indonesia tetap berkomitmen terhadap reformasi dan kepastian hukum.

Langkah ini penting untuk menjaga hubungan baik dan mencegah isolasi internasional yang dapat merusak ekonomi Indonesia lebih jauh.

Dalam situasi ini, pemerintah tidak hanya harus bergerak cepat, tetapi juga bijaksana dalam mengambil keputusan.

Hanya dengan komitmen kuat terhadap hukum dan tata kelola yang baik, Indonesia dapat menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.

Hal ini sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Minergi.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haijateng.com dan Harianolahraga.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)
PR Newswire – PSPI Resmikan Kerja Sama Distribusi Press Release dengan Jangkauan Nasional
Portal Baru, Semangat Lama: Jurnalis Lokal Reborn di 24jamnews.com
Ketua Umum PROPAMI: Profesionalisme Kunci Kepercayaan Publik dan Investor
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah dalam Penempatan Dana Rp55 Triliun, Fokus Salurkan Kredit UMKM dan Program Prioritas Pemerintah
BRI Gelar News Fest 2025, Wadah Jurnalis Ciptakan Karya Berdampak
BRI Dorong Literasi Finansial Generasi Muda Melalui Inovasi Digital
BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Akses Pembiayaan Profesional

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:43 WIB

Cara Isi Saldo PayPal dari BRI via Jasa Top Up di Epayu (Update 2025)

Kamis, 20 November 2025 - 15:59 WIB

PR Newswire – PSPI Resmikan Kerja Sama Distribusi Press Release dengan Jangkauan Nasional

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Portal Baru, Semangat Lama: Jurnalis Lokal Reborn di 24jamnews.com

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Ketua Umum PROPAMI: Profesionalisme Kunci Kepercayaan Publik dan Investor

Kamis, 18 September 2025 - 22:09 WIB

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah dalam Penempatan Dana Rp55 Triliun, Fokus Salurkan Kredit UMKM dan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru