Eskalasi Ketegangan Iran – Israel Meningkat, Indonesia Desak PBB Segera Ciptakan Perdamaian di Timur Tengah

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 15 April 2024 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan di Timur Tengah meningkat usai Iran menyerang Israel. (Dok. Alarabiya.net)

Ketegangan di Timur Tengah meningkat usai Iran menyerang Israel. (Dok. Alarabiya.net)

HARIANINVESTOR.COM – indonesia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera bertindak.

Untuk menurunkan ketegangan dan terus berupaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah.

Indonesia juga prihatin atas eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah saat ini dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegangan di Timur Tengah meningkat usai Iran menyerang Israel pada Minggu dini hari.

Iran mengatakan serangannya itu merupakan balasan atas tindakan Israel, dan sudah sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB.

Pasal 51 Piagam PBB mengatakan bahwa negara-negara anggota mempunyai hak melekat.

Untuk membela diri secara individu atau kolektif jika terjadi serangan bersenjata.

“Indonesia sangat prihatin atas eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri,” tulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia melalui sosial media X, Minggu, 14 April 2024.

Selain itu, Indonesia juga mendesak DK PBB untuk segera menghentikan pendudukan ilegal Palestina dan berbagai pelanggaran hukum internasional oleh Israel.

Menurut Indonesia, penyelesaian masalah Palestina yang adil melalui Solusi Dua Negara (Two-State Solution) akan menjadi kunci terciptanya stabilitas keamanan kawasan.

“Penyelesaian masalah Palestina yang adil melalui Two-State Solution akan menjadi kunci terciptanya stabilitas keamanan kawasan,” tulis Kemlu.***

Berita Terkait

P3SRS Menangkan Gugatan Pengelolaan Kemang View Apartemen Bekasi
Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi
Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi
Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang
Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia
Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih
Kejagung Cegah Dua Bos SGC, Zarof Ngaku Terima Uang Kasasi
Komisaris PT PAL Terlibat Korupsi Kredit Investasi BNI di Palembang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:30 WIB

P3SRS Menangkan Gugatan Pengelolaan Kemang View Apartemen Bekasi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:12 WIB

Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:29 WIB

Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia

Berita Terbaru