Selesai Juli 2024, Merger PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II Menjadi PT Angkasa Pura Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria. (Facebook.com/The Trans Icon Surabaya)

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria. (Facebook.com/The Trans Icon Surabaya)

HARIANINVESTOR.COM – Penggabungan atau merger PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II (AP I dan II) ditargetkan selesai Juli 2024.

Prosesnya merger keduca perusahaan itu sendiri telah berlangsung sejak tahun lalu.

Penggabungan tersebut meliputi penyelarasan standar operasional prosedur (SOP), sistem IT, keuangan hingga operasional bandara.

Direktur Utama InJourney Dony Oskaria menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024.

“Kita harapkan proses itu akan selesai di bulan Juli ini,” ujar Dony

Penggabungan dua entitas ini akan menjadi PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, sehingga sudah tidak ada lagi AP I dan AP 2.

Aset keduanya juga dialihkan ke Angkasa Pura Indonesia sebagai surviving entity.

Dony menyebut, penggabungan AP I dan AP II menjadikan InJourney Airport sebagai bandara dan operator bandara nomor empat terbesar di dunia.

Operator bandara ini siap melayani 170 juta penumpang per tahun.

“Bulan Juli ini kita mulai muncul satu perusahaan operator airport yang besar dan ini.”

“Akan menjadi nomor empat terbesar di dunia dengan jumlah penumpang itu kita 170 juta per tahun,” katanya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Angkasa Pura Indonesia diharapkan nantinya bisa menjadi perusahaan pengelola bandara yang mengacu pada best practice di dunia.

Menurut Dony, industri bandara seharusnya sumber pendapatannya berasal dari non-aero.

“Jadi supaya teman-teman ketahui bahwa di dunia itu, industri airport itu, pendapatannya dominan itu seharusnya dari non-aero.”

“Non-aero itu datangnya dari mana, dari retail dan properti dan kita masih belum balance,” ucap Dony.***

Berita Terkait

Hari Pertama Masuk Kerja, Wamentan Sudaryono Siap Dukung Penuh Swasembada Pangan
Menteri Erick Thohir Tambah 3 Sosok Baru di Jajaran Komisaris dan Direksi PT Permodalan Nasional Madani
Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun, Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari
Termasuk Pengadaan Bus Listrik Senilai Rp510 Miliar, Perum Damri Ungkap Alokasi Dana PMN Rp1 Triliun
Outlook Stabil dan Penuhi Kewajiban Jangka Panjang, PT Garuda Indonesia Raih Peringkat IdBBB dari PT Pefindo
Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi, Ini Tanggapan Menteri ESDM Arifin Tasrif
PT Garuda Yamato Steel Berkomitmen untuk Majukan Industri Konstruksi Baja di Indonesia
PT Pelayaran Nasional Indonesia Usulkan PNM Sebesar Rp2,5 Triliun untuk Beli 2 Unit Kapal Penumpang Baru
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:57 WIB

Hari Pertama Masuk Kerja, Wamentan Sudaryono Siap Dukung Penuh Swasembada Pangan

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:34 WIB

Menteri Erick Thohir Tambah 3 Sosok Baru di Jajaran Komisaris dan Direksi PT Permodalan Nasional Madani

Senin, 15 Juli 2024 - 09:25 WIB

Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun, Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:08 WIB

Termasuk Pengadaan Bus Listrik Senilai Rp510 Miliar, Perum Damri Ungkap Alokasi Dana PMN Rp1 Triliun

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:49 WIB

Outlook Stabil dan Penuhi Kewajiban Jangka Panjang, PT Garuda Indonesia Raih Peringkat IdBBB dari PT Pefindo

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:16 WIB

Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi, Ini Tanggapan Menteri ESDM Arifin Tasrif

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:44 WIB

PT Garuda Yamato Steel Berkomitmen untuk Majukan Industri Konstruksi Baja di Indonesia

Selasa, 9 Juli 2024 - 20:33 WIB

PT Pelayaran Nasional Indonesia Usulkan PNM Sebesar Rp2,5 Triliun untuk Beli 2 Unit Kapal Penumpang Baru

Berita Terbaru