Kejagung Beri Pernyataan Resmi Terkait Tembak Jatuh Drone yang Terbang Dekat Gedung Bundar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 7 Juni 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana. (Dok. Kejari-kediri.go.id)

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana. (Dok. Kejari-kediri.go.id)

HARIANINVESTOR.COM – Tim Keamanan Dalam (Kamdal) Kejaksaan Agung menembak jatuh drone atau pesawat nirawak yang terbang secara liar.

Penembakan drone yang terbang ilegal di area Kejagung  terjadi terjadi Rabu (5/6/2024) malam.

Tepatnya, di sekitar area lapangan upacara dan dekat konstruksi pembangunan Gedung Bundar Jampidsus.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan hal itu di Jakarta Kamis (6/6/2024).

Menurut Ketut, peristiwa drone melintas di area Gedung Kejaksaan Agung sudah sering terjadi.

“Kejadian (drone) ini fakta atau benar adanya, dan bukan yang pertama kali terjadi,” ujar Ketut.

Kejaksaan Agung tidak memiliki kewenangan untuk melarang drone terbang di area gedung Kejaksaan Agung.

Namun, lanjut dia, jika drone tersebut dianggap membahayakan, Tim Kamdal Kejagung sudah memiliki alat untuk menjatuhkan drone tersebut.

“Kan ada alatnya. Kalau misalnya membahayakan ya kami turunkan dengan alat. Kami tembak dia (drone).”

“Lalu dicek apakah drone itu membahayakan atau seperti apa,” ujarnya.

Apabila drone yang terbang tersebut terindikasi membahayakan, pihaknya melaporkan kepada kepolisian dan dilakukan penelusuran.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Hasil penelusuran drone tersebut terkonfirmasi milik komunitas penerbang drone.

Dikendalikan dari area sekitar Taman Literasi Blok M atau persisi di depan Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Ketut menyataksn, drone  tidak terkait upaya intervensi terhadap salah satu perkara yang sedang ditangani oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Jadi tidak benar dorne tersebut melintas untuk memata-matai dan dikendalikan oleh pihak atau instansi manapun yang berkepentingan,” kata Ketut.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Harianekonomi.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloupdate.com dan Apakabarbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Investsi Fiktif, KPK Panggil Mantan Direktur Keuangan PT Taspen Helmi Imam Satriyono
Istana Presiden Tanggapi Pernyataan Syahrul Yasin Limpo Soal Jokowi Minta Tarik Uang dari Kementerian
Kejagung Jerat 3 Tersangka Korupsi Timah dengan Pasal Tambahan Tindak Pidana Pencucian Uang
Bukan Hanya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Anak Buahnya pun Akhirnya Jadi Saksi Kasus Buronan Harun Masiku
Suharso Monoarfa Tanggpi Permintaan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Soal Penambahan Anggaran 2025
Bicara di KTT untuk Gaza, Prabowo Subianto Tegaskan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina
KPK Paparkan Penambahan Anggaran 2025 Menjadi Sebesar Rp1.354,6 Triliun, Begini Respons Mayoritas DPR RI
Jelang Hari Raya Iduladha, Badan Pangan Nasional Pastikan Stok Pangan Nasional Aman dan Terkendali
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:57 WIB

Kasus Dugaan Investsi Fiktif, KPK Panggil Mantan Direktur Keuangan PT Taspen Helmi Imam Satriyono

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:38 WIB

Istana Presiden Tanggapi Pernyataan Syahrul Yasin Limpo Soal Jokowi Minta Tarik Uang dari Kementerian

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:37 WIB

Kejagung Jerat 3 Tersangka Korupsi Timah dengan Pasal Tambahan Tindak Pidana Pencucian Uang

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:23 WIB

Bukan Hanya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Anak Buahnya pun Akhirnya Jadi Saksi Kasus Buronan Harun Masiku

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:57 WIB

Suharso Monoarfa Tanggpi Permintaan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Soal Penambahan Anggaran 2025

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:55 WIB

Bicara di KTT untuk Gaza, Prabowo Subianto Tegaskan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:29 WIB

KPK Paparkan Penambahan Anggaran 2025 Menjadi Sebesar Rp1.354,6 Triliun, Begini Respons Mayoritas DPR RI

Selasa, 11 Juni 2024 - 08:42 WIB

Jelang Hari Raya Iduladha, Badan Pangan Nasional Pastikan Stok Pangan Nasional Aman dan Terkendali

Berita Terbaru