IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia

Tekanan politik dari aksi demonstrasi membuat IHSG melemah signifikan, namun peluang rebound tetap terbuka berkat dukungan faktor global dan prospek kuartal akhir.

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layar perdagangan Bursa Efek Indonesia menampilkan IHSG jatuh nyaris 2 persen di tengah aksi demo Jakarta. (Dok. Idx.co.id)

Layar perdagangan Bursa Efek Indonesia menampilkan IHSG jatuh nyaris 2 persen di tengah aksi demo Jakarta. (Dok. Idx.co.id)

LAYAR monitor Bursa Efek Indonesia terasa menghentak hati: IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) merosot hampir 2 persen.

Tepatnya -1,97 % atau turun 156,44 poin ke level 7.795,64 pada pukul 10.11 WIB di 29 Agustus 2025.

Suara-suara di Jalan Sudirman bukan lagi sekadar deru kendaraan, melainkan langkah kaki massa demonstrasi yang bergema ke ranah pasar modal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senior Investment Information dari Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa momentum aksi demo menyeret pasar ke zona merah.

“IHSG pada hari ini dibuka melemah karena berkaitan erat dengan adanya aksi demonstrasi belakangan ini, terutama pada hari ini,” ungkapnya dari Jakarta.

Ssmentara aksi demonstrasi yang berlanjut dari Kamis malam (28/8/2025)—terutama di sekitar kompleks MPR/DPR/DPD.

Serta insiden tragis pengemudi ojek online di Pejompongan—menambah ketegangan politik dan keamanan nasional.

Teknikal, Musiman, dan Asing: Tiga Lapisan Koreksi

IHSG hanya mampu memangkas koreksi di penutupan: turun 1,53% menjadi 7.830,49—masih di bawah zona support kritis 7.800.

Seluruh sektor terkoreksi, terutama konsumer non-primer, teknologi, dan properti, sedangkan sektor energi relatif lebih tangguh.

Tren historis September memang cenderung bearish—namun jelang akhir tahun, potensi bullish biasanya kembali terbuka.

“Jika IHSG konsisten diperdagangkan di bawah 7.750, maka potensi bearish consolidation phase terbuka lebar,” tegas Nafan.

Asing pun merespons dengan mundur, tercermin dari aksi jual bersih yang signifikan, beberapa triliun rupiah hilang dalam sekejap, sebagai refleksi ketidakpercayaan terhadap stabilitas politik.

Fondasi Masih Ada, Tapi Jalan Pulang Tak Sepenuhnya Lurus

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, tampil menenangkan. Menurutnya, fundamental pasar masih kokoh.

Koreksi disebut sebagai respons teknikal yang wajar dalam dinamika perdagangan, dan belum mencerminkan krisis mendasar. Di sisi global, mata pelaku pasar mencicip optimisme.

Data ekonomi Amerika Serikat yang membaik menimbulkan harapan penurunan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) pada September 2025, dan hal ini dianggap sebagai sandaran psikologis bagi IHSG.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana
BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber
BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi
Bunga BSI Lebih Tinggi dari Bank Konvensional, DPR Minta Transparansi
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
Bank Banten Tunjuk Rina Dewiyanti Jadi Komisaris, Kinerja Keuangan Jadi Sorotan
Regulasi Kripto Diperketat: Pajak Naik, Pasar Lokal Diuntungkan

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:21 WIB

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana

Rabu, 3 September 2025 - 14:32 WIB

BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber

Rabu, 3 September 2025 - 11:31 WIB

BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Selasa, 2 September 2025 - 07:29 WIB

Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:10 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia

Berita Terbaru