Ini Langkah BRI untuk Perkuat Keamanan Digital Agar Nasabah Nyaman, Lindungi dari Serangan Siber

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Digital dan IT BRI Arga M. Nugraha. (Dok. BRI)

Direktur Digital dan IT BRI Arga M. Nugraha. (Dok. BRI)

HARIANINVESTOR.COM – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus meningkatkan keamanan digital dari serangan siber untuk meningkatkan kenyamanan nasabahnya.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha mengungkapkan bahwa perseroan telah memiliki strategi dalam menjaga data nasabah.

“Langkah yang dilakukan oleh perseroan mencakup penerapan keamanan digital terkini, pengembangan aplikasi yang terintegrasi dengan tim keamanan (DevSecOps practices),”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemantauan keamanan TI secara real-time, penanganan proaktif celah keamanan (vulnerability management).”

“Dan pembentukan Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer (Computer Security Incident Response Team) yang bersertifikat oleh BSSN,” ujar Arga
Arga.

Da juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam rangka mengantisipasi serangan siber.

“BRI terus melakukan pertukaran informasi dalam asosiasi perbankan yang terkait.”

“Asosiasi ini juga akan menggandeng sejumlah stakeholder yang berkepentingan untuk melindungi sistem IT di perbankan, serta data dan dana nasabah,” imbuhnya.

Literasi digital juga dijalankan oleh BRI seiring dengan literasi keuangan terus didorong di tengah Masyarakat.

“Kami punya user BRImo lebih dari 30 juta dan kami terus melakukan penyuluhan digital bahwa teknologi tidak menakutkan bahkan membantu para nasabah tapi ada risikonya.”

“Itu coba kami address, jadi awareness soal security kami juga benamkan,” ujarnya Arga M Nugraha.

Arga mengatakan BRI ke depan akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk serangan siber.

Dan memperkuat kemanan digital, salah satunya dengan mempersiapkan belanja modal yang memadai.

“Termasuk dalam hal ini adalah mengalokasikan sebagian yang cukup signifikan dari anggaran kami.”

“Untuk penguatan pengembangan keamanan digital, yang meliputi aspek teknologi, proses, dan people,” ungkap Arga.

BRI menerapkan cybersecurity framework berbasis NIST (National Institute of Standards and Technology).

Sebagai dasar pengembangan keamanan digital dan menerapkan end-to-end security di semua layanan perbankan digitalnya.

Arga juga menyebutkan bahwa BRI membangun dan mengoperasikan multiple data centers untuk membangun resiliensi.

“Perseroan berharap insiden terkait keamanan digital belakangan ini segera berakhir dengan baik.”

“Serta menjadi sebuah pembelajaran bersama, khususnya bagi BRI dalam mengelola risiko keamanan siber,” pungkas Arga.***

Berita Terkait

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana
BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber
BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia
Bunga BSI Lebih Tinggi dari Bank Konvensional, DPR Minta Transparansi
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
Bank Banten Tunjuk Rina Dewiyanti Jadi Komisaris, Kinerja Keuangan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:21 WIB

Rekomendasi Reksadana Saham bagi Investor Aktif di Aplikasi Reksadana

Rabu, 3 September 2025 - 14:32 WIB

BSI Mobile Error 2025: Antara Optimalisasi Atau Serangan Siber

Rabu, 3 September 2025 - 11:31 WIB

BRI Perkuat Fundamental Bisnis Lewat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Selasa, 2 September 2025 - 07:29 WIB

Saham BBCA Turun di Bawah Rp8.000, Sentimen BLBI Masih Bayangi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:10 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Aksi Demo Guncang Pasar Saham Indonesia

Berita Terbaru