Tantangan dan Peluang: MABES TNI dan BNSP Bersinergi dalam Pendidikan Vokasional

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 26 Januari 2024 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANINVESTOR.COM – MABES TNI dari tiga matra Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara melakukan kunjungan kerja ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan tujuan mempersiapkan Lembaga Sertifikasi Profesi di lingkungan MABES TNI, Jakarta (25/1/24).

Langkah ini bertujuan untuk menyusun alur karier dan memastikan kompetensi yang terintegrasi dengan baik dalam interaksi dengan pihak eksternal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dibutuhkan TNI yang Berkualitas”, begitulah esensi diskusi yang berlangsung di ruang Kompetensi BNSP antara tiga Matra AD, AL, dan AU.

Lembaga Sertifikasi Profesi TNI AL telah melakukan persiapan dengan melibatkan 140 Asesor dan 20 Skema dari puluhan ribu target yang akan disertifikasi sesuai dengan kompetensinya.

Salah satu keunggulan TNI adalah keberadaan Pam Swakarsa, yang perlu dipersiapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Ini termasuk pengembangan Teritorial Negara.

Konsep “TNI Kuat Bersama Rakyat” menjadi landasan utama dalam persiapan ini, dengan BNSP memberikan sambutan yang positif terhadap upaya strategis ini.

TNI dianggap sebagai alat pertahanan yang potensial dalam menghadapi tantangan masa kini dan masa depan.

Optimalisasi bonus jabatan yang dihadapi oleh TNI juga menjadi sorotan, dengan upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan, terutama setelah masa pensiun.

Sertifikasi Kompetensi Kerja sangat penting untuk mengakui kualitas dan kompetensi seseorang sesuai dengan bidangnya.

Hal ini menjadi langkah signifikan dalam menghadapi kebutuhan sumber daya manusia yang semakin kompleks.


Artikel ini juga sudah dìterbitkan di portal berita ON24JAM.TV

Berita Terkait

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi
Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi
Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang
Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia
Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih
Kejagung Cegah Dua Bos SGC, Zarof Ngaku Terima Uang Kasasi
Komisaris PT PAL Terlibat Korupsi Kredit Investasi BNI di Palembang
Kasus Chromebook Membuka Dugaan Konflik Investasi Google di Gojek-GoTo
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Uang Rakyat Jadi Ladang Korupsi: Skandal Taspen dan Investasi Ilusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:12 WIB

Kwik Kian Gie Wafat, Prabowo: Indonesia Kehilangan Ikon Ekonomi Konstitusi

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:29 WIB

Skandal Korupsi PPT ET: Jerat Baru di Jantung Investasi RI–Jepang

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Korupsi Migas Rp Triliunan, Kejagung Kejar Riza Chalid Sampai Malaysia

Senin, 28 Juli 2025 - 11:11 WIB

Gunawan Yusuf dan Sugar Group: Gula, Sekolah, dan Diplomasi Air Bersih

Berita Terbaru