Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 14 April 2024 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera resmi  Republik Islam Iran.

Bendera resmi Republik Islam Iran.

HARIANINVESTOR.COM – Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menyatakan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang lebih defensif.

Untuk melindungi kepentingan sahnya dari tindakan militer agresif dan penggunaan kekuatan ilegal, jika diperlukan.

Tindakannya membalas Israel yang melakukan agresi militer dan menyebabkan para penasehat militer mereka syahid, sesuai pasal 51 Piagam PBB.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal terseɓut disampaikan oleh Kedutaan Besar Republik00 Islam Iran di Jakarta, Minggu (14/4/2024).

Hal mana sesuai dengan yang disampaikan dalam pernyataan pers Kementerian Luar Negeri Iran

“Republik Islam Iran menggunakan kesempatan ini untuk menekankan kembali kepatuhannya.”

“Atas prinsip-prinsip dan tujuan Piagam PBB serta hukum Internasional,” sebut pernyataan itu.

Iran melakukan pembalasan khusus terhadap serangan militer zionis Israel terhadap fasilitas diplomatik Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April.

“Iran bertekad mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan kepentingan nasionalnya.”

“Terhadap berbagai bentuk penggunaan kekuatan secara ilegal dan agresi,” bunyi pernyataan itu.

Tindakan militer ini, menurut Iran adalah bentuk pembelaan diri, menunjukkan pendekatan bertanggung jawab terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional.

Di saat tindakan ilegal dan genosida yang dilakukan zionis Israel terhadap Palestina dan agresi militer di negara-negara di kawasan terus dilakukan.***

Berita Terkait

Mercedes-Benz Lepas Saham Nissan, Pasar Otomotif Global Ikut Bergetar
Cetak Sejarah, 15 Pengusaha Indonesia Hadir di SCO Investment & Trade Expo 2025 di Tiongkok
Indonesia Gabung BRICS: Peluang Baru di Tengah Krisis Multilateralisme
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Penyebabnya Masih Simpang Siur, Azerbaijan Airlines Bawa Terbang 69 Penumpang Jatuh di Dekat Kota Aktau
Salah Satunya Negara Indonesia, Sebanyak 9 Negara Disepakati untuk Jadi Anggota Perkumpulan BRICS
Dukung Ekosistem Digital UMKM, BRI Hadirkan Program QRIS Usaha Mikro Indonesia Tanpa Biaya MDR
Jika Negara BRICS Gunakan Mata Uang Selain Dollar AS, Presiden Amerika Serikat Donald Trump Ancam Ini

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Mercedes-Benz Lepas Saham Nissan, Pasar Otomotif Global Ikut Bergetar

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:09 WIB

Cetak Sejarah, 15 Pengusaha Indonesia Hadir di SCO Investment & Trade Expo 2025 di Tiongkok

Senin, 7 Juli 2025 - 10:23 WIB

Indonesia Gabung BRICS: Peluang Baru di Tengah Krisis Multilateralisme

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Kamis, 26 Desember 2024 - 14:30 WIB

Penyebabnya Masih Simpang Siur, Azerbaijan Airlines Bawa Terbang 69 Penumpang Jatuh di Dekat Kota Aktau

Berita Terbaru